STKIP Rokania, adakan PLP II
Rokan Hulu, Jum’at pagi, 30 Agustus 2019, sebanyak 70 mahasiswa semester 7 dari program studi PBSI, PJKR, dan PGSD STKIP Rokania berkumpul di ruang Aula STKIP. ...
Pada awal tahun 2020 telah terjadi sebuah penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan yang disebut “ virus covid 19 “virus ini menular melalui pernapasan dan sentuhan. Untuk menyikapi kasus ini pemerintah mengambil kebijakan seperti lockdown bahkan sampai pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ).banyak masyarakat yang takut dengan penyakit tersebut, dan banyak pekerjaan yang terhambat akibat semangkin parah covid 19 tersebut. Dan oleh sebab itu masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yakni, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Akibat lockdown yang di anjurkan oleh pemerintah, banyak masyarakat terkhususnya di kabupaten rokan hulu kembali membudidayakan tanaman bunga, berbagai macam bunga di tanam untuk menghiasi baik di luar bahkan sampai kedalam rumah. Tidak pandang bulu baik anak-anak, remaja, bahkan bapak-bapak juga ikut serta dalam membudidayakan tanaman bunga tersebut.
Berbagai macam tanaman bunga yang di tanam oleh masyarakat, seperti bunga aglonema, keladi,dan masih banyak lagi baik itu yang berbunga atau yang hanya daun hijau saja. Dengan antusiasnya masyarakat dalam menanan tanaman bunga tersebut maka harga bunga pun menjadi mahal dan viral.
Tentunya tidaklah mudah dalam menanan tanaman bunga tersebut, adapun cara yang dilakukan ialah :
Tanaman bunga dapat hidup di area yang tidak terlalu panas, jika bunga di letak kan di area yang panas maka tanaman bunga tersebut akan mati. Akan lebih bagus apa bila tanaman bunga di letak kan di dalam rumah atau pun di dalam kamar karna dapat menyaring kotoran-kotoran atau debu yang ada di dalam rumah kita. Adapun manfaat menanam bunga ialah :
Dengan demikian masyarakat akan lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah dari pada berjalan yang tidak ada pentingnya, nah dengan hal tersebut masyarakat telah memenuhi protokol kesehatan yakni denga berada dirumah saja dan dapat membantu memutuskan rantai penyebaran covid 19. Dan semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan di jauhkan dari virus yang berbahaya tersebut.
Artikel : Lukiana kansa
Nim :1803015
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP ROKANIA
Dosen pengampu : RITA ARIANTI, SPd., M.pd
Rokan Hulu, Jum’at pagi, 30 Agustus 2019, sebanyak 70 mahasiswa semester 7 dari program studi PBSI, PJKR, dan PGSD STKIP Rokania berkumpul di ruang Aula STKIP. ...
Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Kampus STKIP Rokania melakukan penelitian terhadap siswa kelas X IPA 3 dengan jumlah siswa 24 orang di SMA Ne ...
Seluruh Civitas Akademika Universitas Rokania Mengucapkan Tahniah Hari Jadi Provinsi Riau ke 66 Semoga Terus Maju, Berkembang dan Memberikan Yang Terbaik Untuk Masyarakat Riau d ...
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Rokania baru menggelar kuliah umum Lima Pilar Kebangsaan dan Indonesia Unggul 2020 di Aula Kampus, Minggu (18/12). Sebagai pe ...
Pasir Pengaraian – Perusahaan Pemerintah Daerah Rokan Hulu Jaya (RJH) adakan Expo Bazar di Pasar Modren Pasir Pengaraian, Selasa (13/7/2020). Dalam kesempatan itu, Bupati ...